Minggu, 14 Oktober 2012

Latar Belakang Masalah

Di satu pihak dalam proses flotasi, keberhasilan suatu flotasi sangat ditentukan oleh kemampuan apung (floatability ) dari suatu mineral sedangkan di pihak lain kemampuan apung dipengaruhi oleh perlekatan partikel pada gelembung udara. Menurut hukum II termodinamika penempelan mineral ini akan berlangsung jika terjadi penurunan energi bebas sistem (ΔG ). Suatu sistem akan stabil jika energi bebasnya pada nilai terendah, penempelan mineral akan semakin besar dengan menurunnya ΔG. Menurut Young-Dupre penurunan energi bebas ini sangat dipengaruhi oleh tegangan permukaan. Tegangan permukaan suatu larutan dipengaruhi oleh konsentrasi reagen ( kolektor ) yang terlarut di dalamnya, di pihak lain di dalam proses flotasi konsentrasi reagen sangat berpengaruh terhadap perolehan mineral. Penelitian mengenai pengaruh konsentrasi kolektor terhadap tegangan permukaan telah dilakukan oleh beberapa peneliti sebelumnya). Hasil Penelitian menunjukkan, penambahan konsentrasi akan menurunkan tegangan permukaan. Berkenaan dengan hal tersebut di atas dan mengingat bahwa studi tentang tegangan permukaan dalam konsentrasi flotasi masih sangat jarang dan terus dikembangkan, maka diperlukan studi khusus berupa penelitian pengaruh tegangan permukaan terhadap perolehan flotasi berdasarkan penurunan energi bebas sistem.
Judul: Peningkatan Recovery Bijih Emas Muara Dua Sumsel Pada Berbagai Ukuran Partikel Dan Waktu Pengumpanan : Perbandingan Antara Metoda Jigging Dengan Tabling

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar